Postingan

Everything Will be Fine

Gambar
Mursyiha Everything Will Be Fine Oleh : Kurnia        Alarm di gawai ku berbunyi sekaligus adzan berkumandang tanda sekarang sudah masuk waktu shubuh. Aku bergegas ke kamar mandi ambil wudhu lalu melangsungkan shalat. Selesai shalat aku lanjut mandi. Setelah selesai mandi, aku ingin mengganti pakaian dikamar namun kulihat sosok yang tengah sujud dan berserah diri di pangkuan Ilahi itu tengah menikmati tiap gerakkan yang dilakukan.  Aku tersenyum sekaligus terharu melihat pemandangan ini, matanya yang sendu tak lepas dari menatap sajadah yang terhampar dan mulutnya yang kecil tak berhenti berdoa. Mukena yang dipakainya menambah kesan yang semakin dalam bahwa dia adalah calon penghuni surga kelak, Insyaa Allah.      Selesai dia shalat selesai juga aku berganti pakaian. Kuhampiri dia dan kuutarakan keinginanku untuk membuat profil nya menjadi bagian dari tugas kuliahku. Tentu tidak ku katakan kenapa aku memilihnya dan dia pun tidak bertanya...

Tugas Penulisan yang Benar Menurut KBBI dan PUEBI

Gambar
Nama : Kurnia Kelas : 1B PAI 1.  Lokasi Gambar: Jl. Sultan Moh. Tsyafiuddin Waktu Pengambilan Gambar: Rabu, 18 November 2020 Analisis : Pada gambar diatas terdapat beberapa penggunaan bahasa asing seperti Foto Copi dan Outdoor Gear. Menurut KBBI penulisan tersebut kurang tepat, seharusnya bila ingin menggunakan Bahasa Indonesia menjadi Fotokopi dan Perlengkapan Luar Ruangan. Jika ingin menggunakan bahasa Asing, sebaiknya tulisan di miringkan. Menjadi Photocopy  dan Outdoor Gear. 2.  Lokasi Gambar: Jl. Jembatan Turusan II Waktu Pengambilan Gambar: Rabu, 18 November 2020 Analisis: Pada gambar di atas terdapat penulisan penggunaan bahasa yang tidak sesuai dengan KBBI yakni Maklong, Paklong, Mun, Nak, Liat, Dolok, Ye, Usah, Nak, Ngabut. Menurut PUEBI penulisan tersebut kurang tepat, yakni di ubah kedalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Menjadi IBU, BAPAK KALAU MAU KELUAR DARI GANG LIHAT DULU JANGAN NGEBUT. 3.  Lokasi Gambar: Jl. Ahmad Marzuki Waktu Pengambilan Gamb...

Aku dan Kampung Halaman

Gambar
  Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Perkenalkan namaku Kurnia, seorang anak yang hanya bisa mengeluh dan merengek ketika bertemu masalah. Aku tinggal disebuah desa yang banyak ditinggali juga oleh keluarga besarku. Ya, keluarga besarku. Ibuku punya 11 saudara namun hanya dia dan ketujuh saudaranya yang masih diizinkan mencari bekal untuk di akhirat kelak. Sedangkan ayahku? Dia mempunyai delapan saudara dan sekarang hanya tinggal dia sendiri yang bertahan. Aku lahir dan dibesarkan di desa yang membuatku mengerti betapa pentingnya keluarga daripada uang yaitu desa Kartiasa. Aku dibuat merasakan bagaimana orang-orang zaman dulu mendapat uang serta keluarga baru, yaitu menureh. Didesa, kami menyebutnya dengan “nangkal”. Nangkal merupakan mengambil getah dari pohon karet yang kemudian di biarkan beberapa hari sampai getah itu mulai mengeras baru di jual. Saat kecil, aku senang sekali bermain masak-masakan bersama sepupuku. Kami mengambil tanaman geli untuk kami jadikan b...

Perkenalan yang Singkat Namun Sangat Bermakna

Gambar
  Assalamu’alakum perkenalkan namaku Kurnia, lahir pada hari Selasa tanggal 25 Juni 2002, umurku sekarang 18 tahun. Aku tinggal di desa yang merupakan desa terluas di Kecamatan Sambas yaitu desa Kartiasa. Rumahku berada ditepi sungai dan dekat dengan masjid. Aku anak ke Sembilan dari Sembilan bersaudara, namun sayangnya hanya aku dan kelima saudaraku yang Alhamdulillah masih bertahan hingga sekarang. Kemana tiganya lagi? Mereka sudah menemukan tempat yang abadi yang dimana kita akan mengikutinya juga kelak yaitu akhirat. Kedua saudara lakiku sudah menikah dan mereka mendapatkan buah hati yang cantik dan tampan. Aku sekolah dasar di SDN 08 Kartiasa. Setelah lulus, aku lanjut ke SMPN 04 Sambas. Kedua sekolah itu dekat dengan rumahku jadi aku tidak perlu menggunakan motor untuk kesana. Di SMP, aku banyak mendapat teman yang berbeda kampung denganku dan jaraknya lumayan jauh serta dulu jalannya juga rusak, tidak seperti sekarang yang 15 menit sudah sampai. Tapi sampai sekarang, aku...